Review buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat

Buku berjudul Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat : Pendekatan waras demi menjalani hidup yang lebih baik atau The Subtle Art Of Not Giving A F*ck : A Conterintuitive Appoarch to Living A Good Life  adalah buku pertama yang di tulis oleh Mark Manson, seorang narablog kenamaan dengan lebih dari dua juta pembaca. Dia tinggal di kota New York. Buku ini terbit di inggris pada tanggal 13 september 2016 ( bahasa inggris ) kemudian di terjemahkan ke bahasa indonesia oleh F Wicakso dan terbit  pada Februari 2018.

Didalam buku tersebut terdapat sembilan bab dengan pembahasan yang sangat menarik. kebanyakan isi dari buku ini menggunakan hukum kebalikan dengan gaya bahasanya yng nyeleneh tetapi meskipun begitu bahasa yang ia sampaikan jelas,  komunikatif,  disertai dengan conto- contoh kehidupan sehingga kita mudah untuk memahamiya. Dan meski judulnya terdengar amat kasar buku ini yang versi bahasa indonesianya telah masuk cetakan ke-40 ini di sebut buku terlaris menurut New York Times dan Globe and Mail.

Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat  : Pendekatan waras demi menjalani hidup yang lebih baik atau The Subtle Art Of Not Giving A F*ck : A Conterintuitive Appoarch to Living A Good Life. menceritakan tentang menemukan makna dalam hal hal yang penting dalam hidup, hanya memiliki nilai nilai yang dapat dikendalikan oleh diri sendiri atau individu.  Nilai penting pertama yang disampaikan  oleh mark adalah bahwa memedulikan terlalu banyak hal akan berakibat buruk untuk kesehatan mental. Menurut Mark kehidupan yang lebih baik adalah memedulikan hal hal yang sederhana saja dan hanya peduli tentang apa yang benar menesak dan penting.

Buku ini berisi juga tentang bagaimna kita seharusnya melihat sebuah kelemhan, tentang makna bahagia, prinsip hidup tentang cara bangkit dari kegagalan, pentingnya menderita dan pengemban tanggung jawab , pentingnya berkata tidak, tentang hidup adalah pilihan, tentang bagaimna membangun kepercayaan, dan lahir kembali setelah kehancuran. Selain itu,  terdapat banyak kutipan yang ditulis oleh mark diantara yaitu “ apapun masalah anda konsepnya adalah selesaikan masalah, kemudian berbhagialah“. “karena kebahagiaan membutuhkan perjuangan, kebahagiaan tumbuh dari masalah”

Yang mark inginkan dalam buku ini bagaimana orang orang mulai menerima kenyataan dan mnerima dirinya apa adanya. Berhenti bersikap  seolah olah menjadi korban. Akui kesalahan, terima kelemahan. Sebab itu adalah kunci untuk menemukan makna hidup yang sejati,  cara untuk menemukan, keberanian, kejujuran, dan tentunya kebahagiaan.

 

 

Komentar

  1. terkadang sikap bodo amat itu emang diperlukan sih di dalam kehidupan kita sendiri, khususnya untuk orang-orang yang mudah overthinking (contohnya saya :D) KEREN BANGET SELPI, semngat kita semuaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.