Materi Ke- Koprian

KEKOPRIAN

 

  1. Pebedaan Gender dan sex

Sebelum memasuki pembahasan tentang KOPRI alangkah baiknya kita memahami gender dan sex dan mengetahui perbedaannya. Karena kebanyakan orang gender dan sex itu sama yaitu jenis kelamin sehingga pandangan ini membuat perempuan ataupun laki-laki tidak bisa membebaskan ekspresinya misalkan perempuan itu ga boleh jadi pemimpin, laki-laki itu ga boleh cengeng pasti kalian menemukan kasus seperti itu kan? Padahal hal seperti itu sah-sah saja bahkan, pemahaman seperti ini sangat keliru. Belum lagi perempuan yang bekerja sesuai dengan jenis kelaminnya misalkan karena sifat perempuan yang dipandang lemah perempuan hanya bisa bekerja diranah domestik bekerja dikantorpun paling hanya bekrja menjadi sekretaris dan lain sebagainya, makannya memahami perbedaan gender dan sex khususnya bagi calon anggota PMII itu sangat penting.

Lalu, apa si perbedaanya?

Untuk memahami konsep gender, harus dibedakan antara kata gender dengan kata seks secara utuh. Pengertian gender itu berbeda dengan pengertian jenis kelamin (seks). Gender adalah perbedaan peran, fungsi, dan tanggungjawab antara laki-laki dan perempuan yang merupakan hasil konstruksi sosial dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan jaman. Pengertian seks adalah perbedaan jenis kelamin yang ditentukan secara biologis. Seks melekat secara fisik pada masing² masing jenis kelamin, laki-laki dan perempuan sebagai alat reproduksi. Perbedaan jenis kelamin merupakan ketentuan Tuhan. Jenis kelamin biologis inilah bersifat kodrati, tidak dapat berubah, tidak dapat dilawan, tidak dapat dipertukarkan, dan berlaku sepanjang zaman sampai akhir hayat, sehingga bersifat permanen dan universal. Penjelasan mengenai hal agar lebih rinci di atas dipaparkan dalam sebuah tabel. Di bawah ini merupakan tabel yang menjelaskan perbedaan gender dan seks.

Gender Seks/Jenis Kelamin
1. Bisa berubah

2. Dapat dipertukarkan

3. Tergantung musim

4. Tergantung budaya masing-masing

5. Bukan kodrat Tuhan/buatan masyarakat

1. Tidak bisa berubah

2. Tidak dapat dipertukarkan

3. Berlaku sepanjang masa

4. Berlaku di mana saja

5. Kodrat (ciptaan Tuhan)

 

https://media.neliti.com/media/publications/340195-redefinisi-gender-dan-seks-98b0f93a.pdf

  1. Sejarah KOPRI

Lahirnya KOPRI berawal dari keinginan kaum perempuan untuk memiliki ruang sendiri dalam beraktifitas, sehingga mereka dapat bebas mengeluarkan pendapat atau apapun. Keinginan tersebut didukung sepenuhnya oleh kaum laki-laki saat itu. Corps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Poetri (COPRI) lahir pada tanggal 25 November 1967 di Semarang, dengan status semi otonom yang sebelumnya merupakan follow up atas dilaksanakannya Training Kursus keputrian di Jakarta pada tanggal 16 Februari 1966 yang melahirkan Panca Norma KOPRI. Disisi lain, kondisi gerakan perempuan pada saat berdirinya KOPRI baru sebatas emansipasi perempuan dalam bidang sosial dan kemasyarakatan. Misalnya di NU, kita mengenal Muslimat yang hanya mengadakan kegiatan pengabdian sosial kemasyarakatan. Dalam tahap awal berdirinya,

KOPRI banyak mengadopsi dan melakukan kerjasama dengan Muslimat, serta beberapa organisasi perempuan lain yang sudah lebih dahulu ada saat itu, seperti Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) maupun Korp HMI-Wati (KOHATI). Pada saat pertama kali berdiri, sebagaimana organisasi perempuan yang ada pada waktu itu, KOPRI hanya semata-mata sebagai wadah mobilisasi perempuan. Alasan mengapa ada KOPRI tak lain karena dirasa perlu untuk mengorganisir kekuatan perempuan PMII untuk bisa menopang organisasi yang menaunginya (PMII). Hal ini seperti juga terjadi di organisasi-organisasi lain baik organisasi mahasiswa, ormas keagamaan, dan organisasi politik. Akan tetapi ada pada perkembangan selanjutnya menunjukkan hubungan yang dianggap problematis.

 

Visi Misi dan Motto KOPRI

Visi KOPRI adalah terciptanya masyarakat yang berkeadilan berlandaskan kesetaraan dan menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan.

Misi KOPRI PMII Sedangkan misi kopri itu sendiri adalah mengideologisasikan nilai keadilan gender dan gerakan perempuan di PMII untuk membangun masyarakat berkeadilan gender.

Motto Kopri Cerdas, Visioner daan Berakhlakul Karimah.

 

Daftar Pustaka

Harina Fitri, Buku Saku KOPRI

Ade.K,Asep.M,REDEFINISI GENDER DAN SEKS,: Jurnal Kajian Perempuan & Keislaman,Vol. 12, No. 2.2019

 

 

Buku-buku Yang direkomendasikan dalam materi ini:

  1. Buku ideologi gender dan sex

https://drive.google.com/folderview?id=1aRxjGcb6Wg9sFUBv5WUUPIx0Vh1wXFvO

 

 Lembar Kerja

Anda keder PMII mengikuti kegiatan sampai larut malam, sampai rumah Dimarahin orangtua dan kamu dicap kupu-kupu malam Karena kamu perempuan. sedangkan kamu ketua kegiatan, Bagaimana kamu meyakinkan kepada orangtuamu?

Tentang Penulis

Sahabat Fadhil

Mahasiswa Hedonis yang Berjiwa Aktivis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.