Kopri Pakuan Mengadakan SIG Pertama Se-Jawa Barat

Korps PMII Puteri (KOPRI) PMII Komisariat Pakuan Bogor mengadakan kegiatan Sekolah Islam dan Gender (SIG) pertama kali. SIG merupakan kaderisasi formal yang dimana didalamnya terdapat salah satu tujuan untuk memberikan kesadaran akan nilai-nilai adil gender kepada anggota PMII.

Kegiatan ini berlangsung di Pesantren Mina Bogor Nirwana Residence (BNR) yang dilaksanakan selama 2 hari mulai sabtu-minggu 23-24 Oktober, bertemakan “Membangun Sinergitas Kader Pergerakan dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender yang Berkesalingan” yang diikuti oleh 35 peserta.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua IKA PMII Pakuan yang memberikan semangat untuk para peserta dan juga memberikan apresiasi penuh kepada pengurus kopri pakuan dan panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini pertama kali dan sangat luar biasa.

Sementara itu, ketua pelaksana sahabati siti khofifah merasa bangga atas partisipasi kepada panitia dan peserta yang sangat luar biasa semangatnya  ” yang tadinya kami panitia membuka kuota 25 peserta dan ditambah lagi menjadi 35 peserta. sampai-sampai kami panitia menolak beberapa peserta dari berbagai cabang yang kami tolak karena ada pertimbangan lainnya.” ungkapnya.

Ketua Kopri Komisariat Pakuan Sahabati Syifa Nanda Camilla memberikan pesan kepada peserta agar terus semangat dalam mengikuti kaderisasi formal di PMII dan juga KOPRI “dan saya berharap diadkannya kegiatan ini melahirkan benih- benih baru dalam gerakan perempuan dan bisa melek lagi akan isu-isu perempuan” ujarnya.

“dan semoga pengurus kopri selanjutnya bisa mengadakan terus kegiatan SIG ini yang lebih baik lagi” lanjutnya.

Dilanjut Ketua Komisariat PMII Pakuan sahabat Wahab Sunandar “dengan adanya kesalingan bukan kesilangan kader pergerakan PMII maupun Kopri. yang dimana makna kesalngan ini  untuk saling mengerti,menghargai, membantu dan saling menjaga”.

Dengan diangkatnya tema ini diharapkan kader PMII dan KOPRI  untuk tidak lagi saling menjatuhkan, menjelekkan karena adanya kesalingan ini bukan dimaksudkan untuk itu. tapi yang dimaksdukan disini untuk memberikan kesadaran gender agar tidak melahirkan ketimpangan relasi.

Karena bagaimanapun juga untuk mewujudkan kesetaraan gender dibutuhkan juga kesadaran dan kesalingan khususnya bagi para kader PMII dan KOPRI.

Lalu, Kegiatan ini ditutup langsung oleh Sekretaris Umum PMII Cabang Kota Bogor sahabat Edwin Aditia “Pesan saya, jangan jadikan SIG ini hanya sebatas ceremonial belakang, tapi lebih dari itu SIG adalah bekal untuk mengarungi kehidupan berbasis gender yang Berkesalingan Dan saya harap euforia SIG ini jangan sebatas Komedi omong, yang hanya dirayakan seminggu pasca SIG”

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.